Oleh: Indonesian Children | Maret 24, 2010

PERILAKU NABI dan HADIST NABI YANG PATUT DITIRU

PERILAKU NABI dan HADIST NABI YANG PATUT DITIRU

BERPERILAKU BAIK DENGAN TETANGGA

عن أبى هريرة قال قال رسول الله صلى الله عليه والسلام لاَيَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ لاَيَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ

Abu Hurairah RA katanya:
“Rasulullah SAW bersabda: “Tiada akan masuk ke dalam surga, siapa yang tidak aman tetangganya dari bahaya kejahatannya.

MENGASIHI TETANGGA
عن أنس بن مالك قال قال رسول الله صلى الله عليه والسلام وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ لاَيُؤْمِنُ عَبْدٌ حَتَّى يُحِبُّ لِجَارِهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

Anas bin Malik RA katanya:
“Rasulullah SAW bersabda: “Demi Tuhan yang diriku dalam kekuasaannya! Tiada sempurna iman seseorang kamu, sehingga dia menyukai untuk tetangganya apa yang disukainya untuk dirinya sendiri.”

BERKATA YANG BENAR ATAU DIAM
عن أبى هريرة قال قال رسول الله صلى الله عليه
والسلام مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الأَخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْلِيَصْمُتْ وَ مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الأخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الأخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ

Abu Hurairah RA katanya: “Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, hendaklah dia mengucapkan perkataan yang bai atau diam saja. Siapa yang berima kepada Allah dan hari akhirat, hendaklah dia memuliakan (menghormati) tetangganya, Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, hendaklah dia memuliakan tamunya.”

عن أبى هريرة قال قال رسول الله صلى الله عليه والسلام اَيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلاَثٌ اِذَاحَدَثَ كَذَبَ وَاِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَاِذَاؤْتُمِنَ خَانَ

TANDA ORANG MUNAFIK
عن أبى هريرة قال قال رسول الله صلى الله عليه والسلام اَيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلاَثٌ اِذَاحَدَثَ كَذَبَ وَاِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَاِذَاؤْتُمِنَ خَانَ

Abu Hurairah RA katanya: “Rasulullah SAW bersabda :” Tanda orang munafiq (beriman palsu) itu tiga : Apabila bercerita, dia bohong. Apabila berjanji, dia ingkar. Apabila dipercaya (diberi tanggung jawab), dia berkhianat.”

UCAPAN SALAM MENUMBUHKAN KASIH SAYANG
عن أبى هريرة قال قال رسول الله صلى الله عليه والسلام لاَتَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوْا وَلاَتُؤْمِنُوْاحَتَّى تَحَابُّوْا أَوَلاَ أَدُلُّكُمْ عَلَى شَىْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوْهُ تَحَابَبْتُمْ أَفْشُواالسَّلاَمَ بَيْنَكُمْ

Abu Hurairah RA katanya:
“Rasulullah SAW bersabda: “Kamu tiada akan masuk surga sebelum kamu beriman. Kamu tiada beriman sehingga kamu saling mencintai (mengasihi) satu sama lain. Tidakkah lebih baik, kalau aku tunjukkan kepadamu sesuatu yang kalau kamu perbuat niscaya kamu akan saling mencintai satu sama lain: Sebarkanlah ucapan salam diantara kalian!”

MENGASIHI SAUDARA SEPERTI MENGASIHI DIRI SENDIRI
عن أنس بن مالك قال قال رسول الله صلى الله عليه والسلام لاَيُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتىَّ يُحِبَّ ِلأَخِيُهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

Anas bin Malik RA katanya:
“Rasulullah SAW bersabda: “Tiada sempurna iman seseorang dari kamu, sehingga ia menyukai untuk saudaranya seperti apa yang disukainya untuk dirinya sendiri.”

ORANG YANG MEMBENCI DAN BERMUSUHAN DENGAN BAPAKNYA
عن أبى هريرة قال قال رسول الله صلى الله عليه والسلام لاَتَرْغَبُوْا عَنْ اَبَائِكُمْ فَمَنْ رَغِبَ عَنْ أَبِيْهِ فَهُوَ كُفْرٌ
Abu Hurairah RA katanya:
“Rasulullah SAW bersabda :”Janganlah kamu membenci bapakmu, karena siapa yang benci kepada bapaknya, maka dia kufur.”

عن جرير قال قال رسول الله صلى الله عليه والسلام فِى حَجَّةِ الْوَدَاعِ اِسْتَنْصِتِ النَّاسَ ثُمَّ قَالَ لاَتَرْجِعُوْابَعْدِى كُفَّارًا يَضْرِبُ بَعْضُكُمْ رِقَابَ بَعْضٍ

Jarir RA katanya: “Rasulullah SAW bersabda pada waktu haji Wada’(penghabisan) : “Suruhlah orang-orang itu tenang dan mendengarkan!” Kemudian beliau bersabda : “Janganlah sepeninggalku, kamu menjadi kafir, dimana sebagian kamu memukul kuduk kawannya (saling membunuh).”

DOSA BESAR
عن عبد الله قال سألت رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه والسلام اَيُّ الذَّنْبِ اَعْظَمُ عِنْدَاللهِ قَالَ اَنْ تَجْعَلَ لِلّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ قَالَ قُلْتُ لَهُ إِنَّ ذَلِكَ لَعَظِيْمٌ قَالَ قُلْتُ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ ثُمَّ أنْ تَقْتُلَ وَلَدَكَ مَخَافَةَ أنْ يَطْعَمَ مَعَكَ قَالَ قُلْتُ ثُمَّ أيٌّ قَالَ ثُمَّ أنْ تُزَانَى حَلِيْلَةَ جَارِكَ

Abdullah RA berkata :
“Saya bertanya kepada Rasulullah SAW : “Dosa manakah yang paling besar disisi Alllah? “ Nabi menjawab : “Mengadakan sekutu kepada Allah, sedang Dia adalah yang menciptakanmu.” Saya bertanya : “Sesungguhnya itu amat besar. Sesudah itu apa?” Nabi menjawab : “Engkau membunuh anakmu karena takut ia akan makan beserta kamu.” Saya bertanya : “Kemudian itu apa?” Nabi menjawab: “Sesudah itu, engkau berzina dengan
isteri tetanggamu.”

عن أَبِى بَكْرَةَ قال كُنَّ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه والسلام فَقَالَ أَلاَ أُنَبِّئُكُمْ بِاَكْبَرِالْكَبَائِرِثَلاَثًا اَلإِْشْرَاكُ بِاللهِ وَعُقُوْقُ الْوَالِدَيْنِ وَشَهَادَةُ الزُّوْرِ أَوْ قَوْلُ الزُّوْرِ

Abu Bakroh berkata:
“Kami bersama dengan Rasulullah SAW lalu beliau bersabda : “Akan kuberitakan kepada kalian tentang dosa besar” Ucapan ini diulangnya tiga kali. “mempersekutukan Allah, durhaka kepada kedua orang tua dan kesaksian palsu atau perkataan palsu.”

ORANG YANG SOMBONG
عن عبد الله بن مسعود قال قال رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه والسلام لاَيَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِى قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ قَالَ رَجُلٌ إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُوْنَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنًا قَالَ إِنَّ اللهَ جَمِيْلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ اَلْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وّغَمْطُ النَّاسِ

Abdullah bin Mas’ud RA berkata : “Rasulullah SAW bersabda : “Tidak akan masuk kedalam surga, seseorang yang didalam hatinya terdapat kesombongan (takabur) seumpama biji sawi.” Seorang laki-laki bertanya :”Sesungguhnya ada seseorang yang menyukai supaya bajunya bagus dan sandalnya bagus.” Nabi menjawab : “Sesungguhnya Alla itu Indah, Dia menyukai keindahan. Kesombongan itu menolak kebenaran dan memandang rendah orang lain.”

عن عبد الله قال قال رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه والسلام لاَيَدْخُلُ النَّارَ اَحَدٌ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ حَبَّةِ خَرْدَلٍ مِنْ اِيْمَاٍن وَلاَيَدْخُلُ الْجَنَّةَ أَحَدٌ فِى قَلْبِهِ مِثْقَالُ حَبَّةِ خَرْدَلٍ مِنْ كِبْرِيَاءٍ

Abdullah RA berkata: “Rasulullah SAW bersabda : “Tidak akan masuk kedalam neraka, seseorang yang didalam hatinya terdapat keimanan seberat biji sawi. Tidak akan masuk kedalam surga, seseorang yang didalam hatinya terdapat kesombongan seberat biji sawi.”

BERIMAN DAN BERPENDIRIAN TEGUH
عن سفيان بن عبدالله الثَّقَفِى قال قُلْتُ يَارَسُوْلُ اللهِ قُلْ لِى فِى الإِسْلاَمِ قَوْلاًلاَأَسْأَلُ عَنْهُ أَحَدًا بَعْدَكَ قَالَ قُلْ أَمَنْتُ بِاللهِ فَأسْتَقِمْ

Sofyan bin Abdullah Assaqofi RA katanya:
“Saya mengatakan : “Ya Rasulullah ! Katakanlah kepada saya tentang Islam, suatu perkataan yang tidak memerlukan saya bertanya kepada seseorang selain engkau!” Beliau bersabda: Ucapkanlah: “Saya beriman kepada Allah. Kemudian tetaplah berpendirian lurus!”

MENCACI MAKI ORANG TUA
عن عبدالله بن عمروبن العاص قال قال رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه والسلام مِنَ الْكَبَائِرِ شَتْمُ الرَّجُلِ وَالِدَيْهِ قَالُوْا يَا رَسُوْلَ اللهِ وَهَلْ يَشْتِمُ الرَّجُلُ وَالِدَيْهِ قَالَ نَعَمْ يَسُبُّ أَبَا الرَّجُلِ فَيَسُبُّ أَبَاهُ وَيَسُبُّ أُمَّهُ فَيَسُبَّ أُمَّهُ

Abdullah bin Amru bin ‘Ash RA berkata: “Rasulullah SAW bersabda : “Termasuk dosa besar, mencacinya seseorang akan kedua orang tuanya.” Mereka bertanya : “Ya Rasulullah!, Adakah seseorang akan mencaci kedua orang tuanya?” Nabi menjawab : “Ya! Dicacinya bapak orang lain, lalu orang itu mencaci bapaknya. Dicacinya ibu orang lain, lalu orang itu mencaci ibunya.”

PENCURI DAN PENODONG
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ سُئِلَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه والسلام مَنْ حَمَلَ عَلَيْنَا السِّلاَحَ فَلَيْسَ مِنَّا وَمَنْ غَشَّنَا فَلَيْسَ مِنَّا

Abu Hurairah RA berkata:
“Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa menodongkan senjata kepada kita, maka dia itu bukan golongan kita. Dan barang siapa menipu kita, maka dia bukan golongan kita.”

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ؛ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم مَرَّ عَلَى صُبْرَةِ طَعَامٍ. فَأَدْخَلَ يَدَهُ فِيْهَا. فَنَالَتْ أَصَابِعُهُ بَلَلاً. فَقَالَ: مَا هَذَا يَا صَاحِبَ الطَّعَامِ؟ قَالَ: أَصَابَتْهُ السَّمَاءُ. يَا رَسُوْلَ اللهِ! قَالَ أَفَلاَ جَعَلْتَهُ فَوْقَ الطَّعَامِ كَيْ يَرَاهُ النَّاسُ؟ مَنْ غَشَّ فَلَيْسَ مِنِّي

Abu Hurairah RA berkata:
“Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam melewati tumpukan makanan, lalu beliau memasukkan tangannya kedalam tumpukan itu, maka tangan beliau menjadi basah. Beliau bertanya : “Mengapa begini, hai tukang makanan?” Jawabnya: “Kehujanan ya Rasulullah!” Sabda beliau :”Mengapa tidak engkau letakkan disebelah atas, supaya kelihatan orang? Barang siapa menipu dia tidak masuk golonganku.”

IMAN dan TANDA KIAMAT
Dari Umar bin Khathab RA katanya:

” Ketika kami bersama Rasululloh SAW pada suatu hari, datang seorang laki-laki yang sangat putih kainnya dan sangat hitam rambutnya. Tiada kelihatan padanya tanda-tanda bekas perjalanan, Dan tiada seorangpun di antara kami yang mengenalnya. Lalu dia duduk dekat Nabi SAW dan disandarkannya lututnya ke lutut Nabi, dan diletakkannya kedua tapak tangannya di atas kedua paha beliau.”

“Dia bertanya:  “Hai Muhammad ! Beritakanlah kepadaku tentang Islam !” Rasululloh SAW menjawab:  “Islam itu ialah engkau mengakui, bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad itu Rasulullah (Utusan Allah). engkau mengerjakan sholat, engkau membayar zakat, engkau berpuasa dibulan Ramadhan dan engkau sengaja mengunjungi Ka’bah (naik haji) kalau engkau sanggup datang kesitu.”

Katanya:  “Benar perkataanmu !” Kata Umar:  “Kami merasa heran, karena dia bertanya dan kemudian menyatakan bahwa ucapan Nabi itu benar.”

“Dia bertanya: “Beritakanlah kepadaku tentang iman. !” Nabi menjawab: “Engkau beriman kepada Allah, MalaikatNya, KitabNya, Rasul-RasulNya,  hari akhirat (kiamat) dan engkau mempercayai adanya qadar buruk dan baik.” Katanya: “Benar perkatanmu !”

“Dia Bertanya: “Beritakanlah kepadaku tentang ihsan !” Jawab: “Engkau menyembah Allah, seolah-olah engkau melihatNya. Kalau engkau tidak bisa seolah-olah melihatNya, maka ingatlah bahwa Allah melihat engkau.”

“Tanya: “Beritakanlah kepadaku tentang sa’at (kiamat) !” Jawab : “Orang yang ditanya tentang sa’at, tidak lebih tahu dari orang yang bertanya.”

“Tanya : “Beritakanlah kepadaku tanda-tandanya !” Jawab : “Hamba sahaya perempuan melahirkan tuannya dan engkau lihat orang-orang yang berkaki telanjang, tiada berpakaian, miskin dan pengembala kambing, mereka bersenang-senang mendiami gedung-gedung besar.”

“Kata Umar: “Sesudah itu laki-laki tadi berangkat. Tiada lama kemudian Nabi mengatakan kepadaku: “Hai Umar ! Tahukah engkau, siapakah orang yang bertanya tadi ?” Saya menjawab: “Allah dan RosulNya lah yang lebih tahu!”  Kata Nabi: “Dia adalah malaikat Jibril, datang kepada kamu untuk mengajarkan kepadamu akan agamamu.”

ORANG BERIMAN DAN KAFIR DI PAGI HARI
عن زيدبن خالد الجُهَّنِىِّ قَالَ صَلَّى بِنَا رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه والسلام صَلاَةَالصُّبْحِ بِالْحُدَيْبِيَةِ فِى اِثْرِالسَّمَاءِكَانَتْ مِنَ اللَّيْلِ فَلَمَّا انْصَرَفَ أَقْبَلَ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ هَلْ تَدْرُوْنَ مَاذَا قَالَ رَبُّكُمْ قَالُوْا اَللهُ وَرَسُوْلُهُ أَعْلَمُ قَالَ قَالَ أَصْبَحَ مِنْ عِبَادِى مُؤْمِنٌ بِى وَكَافِرٌ فَأَمَّامَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللهِ وَرَحْمَتِهِ فَذَلِكَ مُؤْمِنٌ بِى كَافِرٌ بِالْكَوَاكِبِ وَأَمَّامَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِنَوْءٍ كَذَاوَكَذَا فَذَالِكَ كَافِرٌ بِى مُؤْمِنٌ بِالْكَوَاكِبِ

Zaid bin Khalid RA katanya: “Rasulullah SAW sembahyang bersama kami, shalat Subuh di Hudaibiyah sesudah hujan diwaktu malam. Setelah selesai shalat beliau menghadap kepada orang banyak dan berkata :”Tahukah kamu, apa yang diucapkan oleh Tuhan kamu?” Mereka menjawab :”Allah dan RasulNya yang lebih tahu.” Kata Nabi : “Tuhan mengatakan : “Sebagian dari hambaKu dipagi hari, ada yang beriman kepadaKu dan ada yang kafir. Adapun orang yang mengatakan, bahwa kita ditimpa hujan karena karunia Allah dan rahmatNya, maka orang itu beriman kepadaKu dan kafir kepada bintang. Tetapi siapa yang mengatakan bahwa kita ditimpa hujan, karena bintang ini dan bintang itu, maka orang itu kafir kepadaKu dan beriman kepada bintang.”

ORANG MRENUNTUT BALAS
عَنِ الْمِقْدَادِ بْنِ اْلأَسْوَدِ أَنَّهُ قال يَا رَسُوْلَ اللهِ أَرَئَيْتَ إِنْ لَقِيْتُ رَجُلاً مِنَ الْكُفَّارِ فَقَاتَلَنِى فَضَرَبَ اِحْدَى يَدَيَّ بِالسَّيْفِ فَقَطَعَهَا ثُمَّ لاَذَ مِنِّى بِشَجَرَةٍ فَقَالَ أَسْلَمْتُ للهِ أَفَأَقْتُلُهُ يَا رَسُوْلَ اللهِ بَعْدَ أَنْ قَالَهَا قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه والسلام لاَتَقْتُلْهُ قَالَ فَقُلْتُ يَا رَسُوْلَ اللهِ اِنَّهُ قَدْ قَطَعَ يَدِى ثُمَّ قَالَ ذَلِكَ بَعْدَ أَنْ قَطَعَهَا أَفَأَقْتُلُهُ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه والسلام لاَ تَقْتُلْهُ فَاِنْ قَتَلْتَهُ فَإِنَّهُ بِمَنْزِلَتِكَ قَبْلَ أَنْ تَقْتُلَهُ وَاِنَّكَ بِمَنْزِلَتِهِ قَبْلَ أَنْ يَقُوْلَ كَلِمَتَهُ الَّتِى قَالَ

Miqdad bin Aswad RA berkata: “Sesungguhnya dia bertanya kepada Rasulullah SAW: “Ya Rasulullah! Bagaimana pendapat Engkau, kalau saya bertemu (dalam peperangan) dengan seseorang dari kaum kafir, lalu say diperanginya dan dipukulnya sebela tanganku dengan pedang sampai putus Kemudian dia berlindung kedekat sebuah pohon kayu, lalu mengucapkan : “Saya Islam kepada (karena) Allah! Bolehkah saya membunuhnya, ya Rasulullah sesudah dia mengucapkan perkataan itu?” Rasulullah menjawab : “Jangan membunuhnya!” Kata Miqdad : “Ya Rasulullah! Dia telah memotong tanganku baru kemudian dia mengucapkan perkataan yang demikian. Bolehkah saya membunuhnya?” Jawab Beliau : “Jangan membunuhnya! Kalau engkau membunuhnya, dia sama dengan engkau sebelum engkau membunuhnya, dan engkau sama dengan dia sebelum dia mengucapkan perkataan yang diucapkannya itu.”

Audi Yudhasmara

THE TRUTH ISLAMIC RELIGION : Islam is Peace and Love, Yudhasmara Publisher

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Pusat Phone : (021) 70081995 – 5703646

email : judarwanto@gmail.com 

http://thetruthislamicreligion.wordpress.com/

 

 

 

 

Copyright © 2010, The Truth Islamic Religion  Network  Information Education Network. All rights reserved

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 28 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: