Oleh: Indonesian Children | Maret 26, 2010

PENGENTASAN KEMISKINAN DALAM SEJARAH ISLAM

PENGENTASAN KEMISKINAN DALAM SEJARAH ISLAM

Dalam sejarah kehidupan manusia, sebenarnya agama menjadi wadah pencarian kebenaran dan kepastian yang hakiki. Namun demikian, dalam proses pencarian kebenaran tersebut seringklai ditemui agama kehilangan dinamikanya dan ‘membeku’ menjadi dogma-dogma yang tidak bisa dirubah. Yang kemudian menjadi pelipur lara dan rasa kepatuhan simbolik bagi orang-orang yang beriman. Akhirnya agama menjadi rangkaian ibadah yang kering bagi pemeluknya di satu sisi, dan menjadi seperangkat doktrin yang abstrak dan metafisis yang sulit dipahami di sisi lain.
Namun demikian, sebetulnya agama dapat menjadi petunjuk yang bermakna, yang memperhatikan nasib manusia baik di dunia maupun di akhirat. Jika agam hendak menciptakan kesejahteraan social, maka agama harus mentransformasikan diri menjadi alat yang canggih untuk melakukan perubahan social, menjadi sebuah agen yang yang secara aktif melakukan perubahan terhadap tatanansosial yang telah bobrok. Sebagian besar agama yang menyejarah seperti Budha, Kristen,dan Islam dapat memainkan peran tersebut. Pada awal kemunculannya, agama-agama ini meruapakan gerakan kuat yang menentang struktur kekuasaan otoriter yang tidak adil.
Menarik apabila kita mencermati sejarah nabi-nabi dalam Islam, bahwa Nabi-nabi itu berasal dari kalangan masyarakat biasa bukan bagian dari kelompok kemapanan atau pemimpin yang berkuasa. Sebaliknya mereka selalu `berasal dari golongan masyarakat lemah dan berjuang demi membebaskan umatnya dari cengkeraman para penindas. Al-Qur’an sendiri dengan jelas dan ragu-ragu berdiri di pihak golongan masyarakat lemah dalam menghadapi para penindas. Al-Qur’an menyesalkan, bahkan menegur orang-orang yang tidak mau menolong mereka yang teraniaya.

Al-Qur’an tidak hanya dengan keras mengecam eksploitasi, arogansi kekuasaan dan penindasan, namun juga memerintahkan kepada orang beriman untuk memerangi orang jahat ini dan untuk menyelamatkan golongan yang lemah dan tertindas. Al-Qur’an juga mengatakan bahwa tidak akan ada kota yang dapat bertahan, jika di dalamnya berlangsung ketidakadilan dan eksploitasi.

Audi Yudhasmara

THE TRUTH ISLAMIC RELIGION, Yudhasmara Publisher

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Pusat Phone : (021) 70081995 – 5703646

email : judarwanto@gmail.com 

https://thetruthislamicreligion.wordpress.com/

 

 

 

 

Copyright © 2010, The Truth Islamic Religion  Network  Information Education Network. All rights reserved


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: